Home
Berita
POLTESA GELAR FGD PENGGALIAN POTENSI DESA UNTUK STRATEGI PEMANTAPAN KEARIFAN LOKAL KABUPATEN SAMBAS

POLTESA GELAR FGD PENGGALIAN POTENSI DESA UNTUK STRATEGI PEMANTAPAN KEARIFAN LOKAL KABUPATEN SAMBAS

Poltesa.ac.id - Politeknik Negeri Sambas (Poltesa) gelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema "Penggalian Potensi Desa untuk Strategi Pemantapan Kearifan Lokal Kabupaten Sambas" di Aula IAIS sambas, Jumat (29/3/2019) sore.

Tema ini diambil karena Kabupaten Sambas sebagai suatu wilayah perbatasan antar negara, yaitu perbatasan Indonesia-Malaysia, yang mana jarak tempuh dari Sambas menuju perbatasan Malaysia hanya memakan waktu kurang lebih dua jam, ini merupakan peluang yang harusnya dapat dimanfaatkan secara maksimal. Sambas memiliki potensi kekayaan alam dan kearifan lokal yang melimpah, namun banyak diantara potensi tersebut yang belum digarap secara ilmiah dengan riset. Untuk itu, kegiatan ini sangat penting dilakukan guna menggali potensi-potensi kearifan lokal tersebut dengan penelitian dosen, sehingga hasil yang diperoleh bernilai guna dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Kegiatan FGD ini dihadiri Direktur dan juga para Wakil Direktur  beserta seluruh Dosen di lingkungan Politeknik Negeri Sambas. Selain itu, juga turut hadir perwakilan beberapa instansi seperti dari : 1. Staf Ahli Bupati Sambas bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia; 2. Dinas Sosial Kab. Sambas; 3. Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kab. Sambas; 4. Ketua LPMM IAIS; 5. Perwakilan beberapa Kepala Desa; 6. Karang Taruna;  7. Koperasi dan UMKM; 8. Kelompok Geger Tani

Dalam sambutannya, Direktur Poltesa, Mahyus menjelaskan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)  merupakan hasil akhir dari sebuah penelitian dimana produk yang dihasilkan diseminasikan  kepada masyarakat, sehingga bisa di manfaatkan sebesar-besarnya oleh masyarakat, inilah yang merupakan hasil dari sebuah penelitian sebenarnya.

 “Acara PKM ini adalah acara yang kesekian kalinya dalam rangka peningkatan kapasitas program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh Politeknik Negeri Sambas. Sebagai Output dari sebuah penelitian dimana produk-produk dan hasil yang diimplementasikan kepada masyarakat merupakan hasil dari penelitian,"  Mahyus juga berharap apa yang diberikan kepada masyarakat dapat meningkatkan kesejahteraan dan nilai ekonomi masyarakat. “Kami berharap apa yang kami sumbangkan kepada masyarakat itu dapat meningkatkan kesejahteraan atau meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.”

Ditempat yang sama, ketua panitia PKM, Lang Jagat, dalam sambutannya menyampaikan sasaran output  dari kegiatan Focus Group Discussion yang dilakukan adalah menggali sebesar-besarnya potensi yang ada di Desa beserta permasalahan yang ada sehingga dapat dilakukan analisa situasi dan kondisi yang terjadi di masyarakat sehingga bisa dicarikan pemecahan masalah terbaik.

“Adapun output sasaran dari kegiatan FGD ini adalah terkait dengan analisa situasi dan potensi yang ada di desa kabupaten Sambas, kemudian permasalahan yang dihadapi baik itu di desa maupun di dunia usaha yang menjadi mitra dari Politeknik kemudian penulisan proposal dan target luaran yang akan dicapai sebagai output dari kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh dosen maupun mahasiswa Politeknik Negeri Sambas.”

FGD PKM Poltesa yang dilaksanakan selama dua hari ini, Jumat-Sabtu (29 - 30/3/2019) menghadirkan narasumber dari Universitas Tanjung Pura Pontianak, yaitu bapak Dr. Ari Widiantoro, S.Si., M.Si. Dalam penyampaian materinya narasumber menekankan pada pentingnya penelitian Dosen dalan menggali potensi kearifan lokal di Desa-desa sebagai upaya memberi kebermanfaatan bagi masyarakat.

 

 

Kegiatan FGD berjalan baik dan sesuai rencana, peserta yang hadir terdiri dari dosen dan juga perwakilan dari desa-desa yang ada di Kabupaten Sambas tersebut berjumlah kurang lebih sekitar 100 orang. Seluruh peserta sangat antusias mengikuti jalannya acara, setelah penyampaian materi, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.

Dari Diskusi inilah lahir beberapa gagasan-gagasan baru terkait PKM Dosen Poltesa, salah satu diantaranya adalah bagaimana pemanfaatan teknologi tepat guna untuk mengembangkan industri perkebunan dan pertanian yang ada di Kabupaten Sambas, seperti usaha perkebunan kopi, lada, dan padi yang di kemas dengan teknologi hasil penelitian dosen Poltesa.

Dengan diadakannya FGD ini, Poltesa memperlihatkan keseriusannya dalam usaha memperbaiki kehidupan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sambas, dengan melakukan riset terhadap sumberdaya dan kearifan lokal yang ada di Kabupaten Sambas yang kemudian manfaatnya diberikan kepada masyarakat. Dalam sambutan penutupnya, Mahyus mengemukakan bahwa "Poltesa sangat berharap dan selalu berusaha agar dapat memberikan hasil yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Sambas melalui Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat."

---------------------------------------

Disampaikan oleh Tim Penyusun Informasi, Dokumentasi, dan Publikasi Poltesa

Tags:

Berita Terkait

Poltesa Gelar FGD: Merangkul Masyarakat Sebagai Calon Tenant Swabina Inkubator Bisnis Inovatif di Bidang Agro Industri"

Poltesa.ac.id-23 April 2019 Politeknik Negeri Sambas (Poltesa) menggelar FGD (Focus Grup Discusion) di Gedung Aula Direktorat Lantai 2 Poltesa ..

Pengumuman Hasil Seleksi PMDK-PN Tahun Akademik 2019/2020

Berdasarkan Keputusan Direktur Politeknik Negeri Sambas No. 523/KM/2019 tentang Penetapan Hasil Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru jalur Penelusuran ..

Pengumuman Hasil Seleksi PMDK-PN Tahun Akademik 2019/2020

Berdasarkan Keputusan Direktur Politeknik Negeri Sambas No. 523/KM/2019 tentang Penetapan Hasil Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru jalur Penelusuran ..

Kampung Quran 2019

Assalamualaikum warohmatullah wabarokatuh InsyaAllah, dalam rangka menyambut dan memeriahkan Bulan Suci Ramadhan 1440 H akan segera hadir kegiatan ..

Kirim Mahasiswa Praktik Industri di Hotel Berbintang, Poltesa Siapkan SDM Unggul di Bidang Pariwisata dan Perhotelan

Pontianak, 4 Maret 2019 Meningkatnya permintaan tenaga profesional di dunia industri pariwisata dan perhotelan membuat Politeknik Negeri Sambas ..